tips memilih warna untuk eksterior rumah

tips-memilih-warna-eksterior-rumah

Warna yang beragam tak hanya memberikan kesan pada bagian interior. Tetapi kehadiran warna juga dapat menciptakan tampilan indah dan ekspresi jiwa dari pemilik rumah sekaligus memberikan kesan nyaman untuk eksterior. Sehingga penting sekali untuk mempertimbangkan pilihan warna yang akan dipilih untuk eksterior rumah.

Berikut adalah tips agar dapat memilih dan mengaplikasikan warna yang tepat untuk eksterior rumah Anda:

· Pilih warna-warna yang selaras dengan warna eksterior rumah-rumah yang ada di sekitar hunian  Anda. Pemilihan warna cat yang berbeda pada eksterior rumah tidak disarankan jika bentuk dan tema bangunan rumah tidak terlalu menarik karena warna cat eksterior yang terlalu mencolok akan membuat rumah terlihat kurang menarik.

· Struktur pada rumah Anda juga menjadi faktor penting untuk dipertimbangkan dalam pemilihan warna eksterior. Misalnya, material seperti deck, batu koral, batu bata bisa Anda aplikasikan warna-warna yang lebih tegasatau kontras sehingga muncul kesan tekstur yang menarik.

· Tampilan warna pada seluruh bangunan harus seimbang. Warna-warna ringan lebih digemari dibandingkan warna yang gelap karena warna-warna cerah selalu memantulkan cahaya yang menyebabkan rumah tampak kemilau. Berbeda dengan warna gelap yang cenderung menyerap cahaya yang datang sehingga membuat warnanya berkesan kusam.

· Untuk warna pada jendela berbahan logam harus berbaur dengan warna cat eksterior yang Anda gunakan.Karena dengan memadukan warna cat pada jendela dengan warna pada eksterior akan lebih mudah dibandingkan jika Anda harus memilih warna cat eksterior yang sesuai dengan warna cat pada jendela Anda.

· Ada beberapa warna eksterior yang aman untuk diterapkan pada semua gaya rumah. Diantaranya yaitu warnaputih, krem, abu-abuataucoklat yang warna yang selalu populersepanjang masa.

Advertisements

Memilih Rumah Modern Minimalis

tips-memilih-rumah-minimalis

Setelah melihat beragam model rumah minimalis, barangkali Anda bertanya. Apakah harus memilih rumah yang atapnya beton atau genteng? Atau pilih yang jendela kacanya besar-besar dan beragam pertanyaan lain.

Menurut Bambang Eryudhawan, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DKI Jakarta, model minimalis yang baik adalah yang sesuai dengan iklim tropis. Gaya minimalis tapi tetap punya atap. Selain itu dalam memilih jangan hanya terpikat pada keindahan fasadnya.

Yang terpenting dicermati adalah lay-out ruangnya: apakah sesuai dengan iklim Indonesia atau tidak. “Secantik-cantiknya fasad rumah, kalau layout-nya tidak cocok dengan kebutuhan, jangan dipaksakan,” katanya.

Yang ideal ruang-ruangnya fungsional, hubungan antar-ruang terkoordinasi dengan baik, udara bisa mengalir lancar ke dalam rumah, begitu pula sinar matahari pagi. Jadi, keberadaan bukaan dan ventilasi udara penting pada rumah minimalis.

Selain itu kalau hujan rumah tidak tampias atau bocor, pada musim kemarau rumah tidak panas. Pastikan juga dinding rumah tidak banyak terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, menurut Imelda Akmal, Principal Imelda Akmal Architecture Writer, dinding tembok menyerap panas pada siang hari, dan dilepas pada malam hari. Karena itu rumah yang temboknya banyak terkena sinar matahari langsung, terasa panas pada siang dan malam hari.